DihadapanMu-lah
Pada akhirnya aku bersimpuh pasrah
Bersama setangkup do'a
Yang kan menapaki surga
Serta mengetuk pintu langit Mu
DihadapanMu-lah
Pada akhirnya aku bersujud
Menyerahkan jiwa pada agung kuasa-Mu
Membiarkan takdir membawaku
Bersandar pada rahmat-Mu
Tanpamu, Rabbi
Akulah hamba yang hilang arah
Bagai burung sayapnya patah
Tak mampu terbang sampai pada tujuan
Tanpamu, Rabbi
Akulah manusia tanpa jiwa
Bagai gelas kosong tiada berisi
Tak ada makna hanya penghias dunia
Dihadapanmu-lah, Rabbi
Pada akhirnya ku merangkum belah telapak tanganku nan memerah
Menerbangkan butiran-butiran do'a
Agar damai hidupku dan lurus perkaraku ....
Penemuan selalu diidentikkan dengan perkembangan teknologi yang semakin maju. Selama masih bisa digunakan untuk manusia dan tidak mengganggu peradaban manusia, maka penemuan tersebut masih sah dan bisa digunakan.
Berikut ada sedikitnya 5 penemuan teknologi terbaru yang dengan mudahnya mengubah dunia dan berbagai hal yang ada di dalamnya:
1. Nanotubes - Nanotubes merupakan molekul karbon yang besar yang dapat menghasilkan proses fotosintetis pada sebuah tanaman ketika dimasukkan ke dalam kloroplas tanaman tersebut.
2. Nanobots DNA - Nanobots DNA merupakan penemuan teknologi terbaru dari inovasi teknologi yang akan berfungsi untuk mengontrol molekul pada sebuah sel tertentu. Dengan adanya nanobots maka dengan mudahnya dapat mendeteksi penyakit kanker yang selama ini ditakuti.
3. Pesawat Drone - Pesawat drone merupakan pesawat tanpa awak yang bisa digunakan untuk mengantarkan berbagai jenis barang termasuk paket penjualan yang kini makin banyak diminati oleh berbagai dan beragam kalangan.
4. Printer 3D - Penemuan yang paling unik ialah adanya printer 3D yang juga terus dikembangkan sehingga menghasilkan cetakan yang lebih baik dan lebih real.
5. Microchip Orang Lumpuh - Microchip tersebut dinamakan Neurobridget yang secara uji laboratorium mampu memberikan rangsangan yang baik pada otak penderita lumpuh.
Sumber: www.andofern.com
Sumber foto: google
•Tim 6 instagram
Batik Kalimantan yang tak kalah indah dengan batik dari Jawa seperti Yogyakarta dan Solo. Sebagai generasi muda penerus bangsa, kita seharusnya bangga & turut melestarikan budaya lokal termasuk batik Kalimantan ini.
Jum'at (5/02), tim Fotografi Jurnalis Smada Swara berkesempatan mengunjungi Taman Budaya Kota Samarinda. Dengan tujuan awal mencari objek arsitektur yang unik, mata kami justru terpaku pada warisan budaya Kalimantan yang terpatri dengan menarik dalam setiap sudut bangunan tersebut.
Apalagi kalau bukan motif batik Kalimantan. Batik Jawa, Solo, dan Yogyakarta memang batik dengan pamor paling 'terkenal' di Indonesia, bahkan dunia. Tapi, Pulau Borneo membuktikan bahwa di tanahnya juga terdapat warisan kesenian budaya yang tak kalah indahnya.
Motif batik Kalimantan tercipta dengan cara teknik penjahitan dan ikatan dengan komposisi pada warna serta efek yang timbulkanya. Batik Kalimantan memiliki ciri khas yang indah dan berani. Dahulu, kain Kalimantan sering digunakan oleh kaum laki-laki untuk selendang, sabuk dan ikat kepala.
Demikian juga dikenakan oleh kaum hawa sebagai kerudung maupun sebagai kemben. Ketika upacara adatnya juga tak ketinggalan menggunakan kain ini seperti dalam penyembuhan orang yang sedang sakit. Kain batik Kalimantan menjadi 'warisan' budaya penting bagi tanah kelahirannya sendiri dan bumi Indonesia.
Replica of hornbill bird in Taman Budaya (Culture Park), Samarinda, East Kalimantan
Horbill bird (Indonesian: Enggang or Rangkong) is a kind of bird which has beak like cow horn but not circle. Usually its beak is bright coloured. Its scientific name is "Buceros" refer to beak form, and meaning "cow horn" in Greek. Hornbill bird classified in familia Bucerotidae.
Hornbill bird is typical bird from Borneo, this bird live in Borneo forest. Its has ability to fly very high and very far, can fly cross-island. It usually rest and nest in top of tall tree. Existance of hornbill bird very related with Dayak community even this bird become coat of arms of Dayak tribe. Dayak tribe assume hornbill bird as "holy" animal in their live.
However, now this bird is rare bird which very hard to find it in Borneo forest, because devastation of Borneo forest which continously occur, like forest illegal logging as well as for Palm plantation land.
Moreover, this bird also become hunters target because it has beak and feathers very beautiful. Beak this bird "liked" hunter because it has expensive price and its skull and beak can used drug and carving. Its feather price around 250 thousand rupiah. Even price of this bird can reached 4 millon rupiah. This matter make this bird become protected animals.
Preservation this bird continued where preservation effort do by local goverment and conservation organization.
What a pity if this bird is extinct. Even though this bird has a matchless beauty. So, we must protect nature preservation so that our grandchild still can see this bird.
Terjemahan:
Enggang atau Rangkong (bahasa Inggris: Hornbill) adalah sejenis burung yang mempunyai paruh berbentuk tanduk sapi tetapi bukan lingkaran. Biasanya paruhnya itu berwarna terang. Nama ilmiahnya "Buceros" merujuk pada bentuk paruh, dan memiliki arti "tanduk sapi" dalam Bahasa Yunani. Burung Enggang tergolong dalam familia Bucerotidae.
Enggang adalah burung khas asli Kalimantan, burung ini hidup bebas di belantara hutan Kalimantan. Burung Enggang memiliki kemampuan terbang amat tinggi dan amat jauh, sanggup terbang antar pulau. Biasanya beristirahat dan bersarang di puncak-puncak pohon yang tinggi. Keberadaan burung Enggang amat erat kaitannya dengan masyarakat suku Dayak bahkan burung ini menjadi simbol atau lambang kebesaran suku Dayak. Suku Dayak menganggap burung Enggang sebagai hewan "suci" dalam kehidupan mereka.
Namun, sekarang ini burung enggang adalah burung langka yang sudah sangat sulit di temui di hutan Borneo, dikarenakan pengerusakan hutan Borneo yang terus-menerus terjadi, seperti penebangan hutan secara liar maupun untuk dijadikan lahan perkebunan kelapa sawit.
Selain itu, burung ini juga menjadi sasaran para pemburu karena bentuk paruh dan bulunya yang elok. Paruh burung ini ‘disukai’ pemburu karena harganya yang selangit dan batok kepala serta paruh burung ini dapat dijadikan obat dan ukiran. Harga bulunya pun berkisar 250 ribu rupiah. Bahkan harga 1 ekor burung ini bisa mencapai 4 juta rupiah. Ini membuat burung ini menjadi hewan yang harus dilindungi.
Pelestarian burung ini terus dilakukan dimana upaya pelestarian dilakukan oleh pemerintah setempat serta organisasi-organisasi yang bergerak di bidang konservasi.
Sayang sekali ya jika burung ini punah. Padahal burung ini memiliki keindahan yang tiada tara. Maka dari itu, kita wajib menjaga kelestarian alam supaya anak cucu kita masih bisa melihat burung ini.
Mengenang janjimu adalah gemuruh halilintar melintas di musim panas. Mengenang cintamu adalah katak kecil ketakutan sembunyi di ketiak sunyi. Mengenang senyummu adalah sepoi angin pagi berbekal jerit malam hari. Mengenang amarahmu adalah hutan belukar meranggas dikulum nyala serumpun bara. -Anonymous
Tank tanpa awak WAR-V1 yang merupakan hasil karya anak bangsa
Tank ini bisa dikendalikan dari jarak tertentu dan tidak membutuhkan awak. Penemuan ini asli buatan mahasiswa Indonesia yang percaya bahwa TNI AD bakal mengalami kemajuan di bidang pertahanan dan keamanan jika menggunakan WAR-V1 rakitannya tersebut.
Adalah Bachtiar Dumais Laksana (23), mahasiswa Institut Teknologi 10 November (ITS) yang sudah mengembangkan teknologi di bidang pertahanan dan keamanan (hankam), terlebih khusus pada kendaraan lapis baja untuk bertempur di medan perang alias Tank Baja.
Bersama dengan rekannya, Adhitya Whisnu Pratama dan Muhammad Iqbal, untuk pertama kalinya mereka merancang kendaraan taktis mini tanpa awak.
Tank robot yang dikendalikan lewat remote control ini memang belum diproduksi massal dan masih berupa purwarupa. Namun jika benar direalisasikan untuk kepentingan industri, Tank Robot ini diberi nama WAR-V1.
Waah, keren ya... Semoga berita diatas dapat memotivasi kita sebagai anak bangsa untuk berusaha mengembangkan teknologi demi memajukan bangsa INDONESIA.. •Tim 6 instagram
Pemandangan sawah ini sangat mempesona, bukan? Tapi jika kita terus merusak dan mengeksplorasi kekayaan alam, bukan tidak mungkin jika anak cucu kita tidak bisa melihat pemandangan menajubkan ini.
Alam biasanya menyajikan suguhan nan indah. Seperti foto di atas yang menyuguhkan pemandangan hamparan sawah yang habis dipanen.
Hamparan sawah adalah permadani dunia yang Tuhan bentangkan di bumi.Warna hijau yang disuguhkan sawah sangatlah menyejukkan dan terkadang sawah menyajikan warna kekuningan seperti foto diatas, yang seperti kilau keemasan. Warna kilau keemasan menyimbolkan keceriaan petani setelah panen. Sawah juga memiliki fungsi untuk menyeimbangkan kehidupan.
Oleh karena itu, persawahan harus di jaga. Pantang untuk menggantikannya dengan bangunan. Bila sawah tiada, bagaimana dengan kehidupan kita selanjutnya? Jangan sampai anak, cucu kita tidak dapat melihat keindahannya.(DV)