SMAN 2 Samarinda kembali mengadakan event meriah yaitu event 1 Muharram,berbagai lomba diadakan baik secara internal maupun eksternal,salah satunya adalah Lomba Habsyi.
Lomba Habsyi di mulai dari hari rabu sampai dengan hari kamis tepatnya tanggal 19 sampai 20 Oktober 2016. Dalam pelaksanaan Lomba Habsy ini di ikuti oleh 13 sekolah yang berasal dari dalam kota Samarinda dan dari luar kota Samarinda. "Lomba Habsyi ini di nilai dari Busana, Ketepatan membaca saat melepaskan lirik lagu dan Gendang" ujar Wisnu Haris selaku koordinator lomba Habsyi.
Rabu, 19 Oktober 2016, Begitu meriahnya acara 1 Muharram yang diadakan oleh SMAN 2 Samarinda. Berbagai macam lomba dan banyaknya peserta yang mengikuti lomba - lomba tersebut, contohnya saja seperti Nurhayati dari SMAN 13 yang mengikuti lomba habsyi.
Motivasinya adalah 'Percaya diri saja'. Tak mau kalah, dari regu habsyi laki-laki, Adi Bayu Prasetyo, Siswa dari SMAN 10 Samarinda yang akrab disapa Dwi ini pun mengaku bahwa dengan adanya lomba-lomba seperti ini dapat mendukung lomba non-akademik disekolahnya.
Tak hanya lomba habsyi, ada juga lomba tahfidz yang diikuti oleh seorang siswi bernama Karenina leila apsari. "Untuk tips mengahafal cepat sih ada 3 intinya : 1. Murajaah surah yang sudah dihafal, kalau bisa ulang setiap shalat 2. Gunakan 1 Al- quran khusus untuk menghafal 3. Ingat tempat awal dan akhir surah" Ujarnya.
Semoga acara seperti ini dapat terlaksanakan setiap tahunya dan semakin banyak lagi peminatnya,serta lebih meriah lagi.
Rabu 19 Oktober 2016, SMAN 2 ikut berpartisipasi dalam menyambut bulan muharram. Selain itu banyak juga sekolah lain yang ikut berpartisipasi dalam acara ini. Untuk memeriahkan acara banyak diadakan lomba, salah satunya fashion dan kreasi hijab yang banyak menarik perhatian. Sebanyak 7 peserta ikut berpartisipasi. Para peserta ditantang untuk mengkreasikan fashion dalam berhijab agar terlihat menarik.
Terlihat masing masing peserta mempunyai tema fashion yang berbeda. Penilaian juri dilihat dari teknik/kreativitas, fungsional, estetika, serta blocking para peserta. "Menang atau kalah jangan berkecil hati, kalian sudah menunjukkan yang terbaik." Ujar ibu Yuswati selaku juri dalam lomba fashion.
Rabu(19/10), SMA Negeri 2 Samarinda mengadakan lomba yang masih berkaitan dengan hari besar 1 Muharram. Berbagai lomba diadakan untuk memeriahkan hari besar tersebut,yang terdiri dari lomba dai, kaligrafi, fashion hijab, dan lain-lain.
Antusiasme para peserta lomba kaligrafi sangat besar,dan mereka berusaha untuk membuat gambaran yang begitu Bagus dan indah,tentu juara pertama adalah impian untuk menambah prestasi dan untuk menjunjung tinggi nama baik sekolah. Berbagai teknik mereka gunakan untuk memperindah gambaran yang mereka buat.
Kamis, 13 Oktober 2016, bertempat di aula kantor Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur, lomba olimpiade sejarah dan kepahlawanan diselenggarakan. Lomba yang diadakan tingkat provinsi ini diikuti oleh SMA maupun SMK. Peserta diharuskan melewati babak penyisihan, semi final, babak perebutan juara ketiga dan diakhiri dengan babak final.
Tahapan dalam penyelenggaraan lomba ini dimulai babak pertama dengan story telling, dimana masing-masing peserta diminta menceritakan kronolgi dari suatu peristiwa atau biografi dari salah satu tokoh yang dibacakan berdasarkan amplop yang sudah dipilih perwakilan peserta sebelumnya.
Tahap kedua adalah pertanyaan rebutan, regu yang berhak menjawab adalah regu tercepat yang menekan bel. Lomba ini diakhiri dengan babak ketiga yakni tebak gambar. Pembaca soal akan memberi petunjuk dari siapa tokoh yang fotonya dimunculkan sedikit demi sedikit pada layar proyektor untuk peserta tebak secepat mungkin.
Tak hanya cerdas, lomba ini diwarnai dengan adu strategi dan adu kecepatan antar regu. "Dengan diselenggarakan nya lomba ini, saya berharap bukan kemenangan nya yang utama, melainkan jiwa nasionalisme dan rasa bangga terhadap pahlawan pahlawan kita lah yang tercipta di benak generasi muda bangsa", ujar Pak Hendro, salah satu juri.
SMA Negeri 2 Samarinda yang diwakili Tiara Amalia dan Puspita Ningsih (XI IPS 3) serta Muhammad Hiqbal (XI IPA 1), berhasil membawa pulang juara 1. Lomba ini selanjutnya akan diteruskan ke tingkat nasional, sekolah peraih peringkat pertama akan mewakili Kalimantan Timur untuk ke Jakarta dalam olimpiade yang sama.
Pesona pemandangan danau Loa Tebu yang berada di Tenggarong, Kalimantan Timur.
Tahukah anda di Tenggarong, Kalimantan Timur terdapat sebuah danau yg indah? Orang-orang setempat menyebutnya danau Loa Tebu. Danau ini memiliki air yang jernih dan pemandangan yang indah serta udara yang sejuk bagi pengunjungnya karena danau ini dikelilingi oleh banyak pepohonan rindang.
Nah bagi kalian yang weekendnya suntuk dan boring atau bagi kalian yang ingin menghabiskan waktu luang bersama sahabat,silahkan mengunjungi wisata ini dan jangan lupa untuk mengabadikan momen- momen tersebut dengan kamera anda,semoga bisa menjadi referensi tempat wisata anda pada akhir pekan ini.